Usai Melayat Jenazah PDP Corona di Kolaka, Puluhan Warga Bombana Dipantau Satgas Covid-19

Reporter : Hasrun

RUMBIA –  Satuan tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bombana memantau kondisi 51 warga yang melayat ke rumah duka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona di Kolaka.

Diketahui, PDP asal Kolaka berinisial R meninggal dunia dalam perawatan Corona di Ruang Isolasi RSUD Bahteramas pada Senin 23 Maret 2020 lalu.

Jubir Covid 19 Bombana, dr Sunandar mengatakan, saat ini dirinya masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kemenkes di Jakarta warga Kolaka, atas PDP asal Kolaka yang meninggal dunia.

Menurutnya, jika hasil laboratorium menunjukan PDP tersebut positif Corona, maka 51 warga dari lima desa yang melayat ke rumah duka akan ditetapkan status orang tanpa gejala (OTG) Corona.

“Kami sudah bicarakan di interen Covid 19, dan saya sudah serahkan data pelayat ke Kapolres Bombana, untuk dilakukan pemantauan sambil menunggu hasil pemeriksaan resmi yang akan dirilis Satgas Provinsi,” Kata dr Sunandar di ruang kerjanya, Jum’at 27 Maret 2020.

Ia juga menjelaskan, dari jumlah 51 pelayat itu, satu orang diantaranya ditetapkan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona, karena ikut memandikan jenazah almarhumah.

“Kita akan pantau terus-menerus, yang muncul gejala akan dinaikkan statusnya menjadi ODP dan dirujuk ke rumah sakit, yang tidak menunjukkan gejala dia tetap OTG atau ODR selama 14 hari,” tutupnya.

Iklan Pangdam Ucapan Selamat kepad Kapolda