Plafon Koridor Kantor Bupati Bombana Ambruk

Reporter : Hasrun

RUMBIA – Koridor penghubung antar gedung di Kantor Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), roboh pada Rabu 26 Februari 2020 pagi tadi. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.

Namun, robohnya koridor seluas 6 x 6 itu sempat membuat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mulai berdatangan untuk berkantor di sejumlah gedung di kompleks perkantoran Bupati Bombana kaget.

Asisten II Setda Bombana, Muhammad Aris menuturkan, berdasarkan informasi dari anggota Pol PP yang menjaga kantor bupati, plafon berbahan gipsum itu roboh sekitar pukul 06.00 Wita.

“Mungkin karena sudah di makan usia, kayu kayu tempat gantungan rangka besinya sudah lapuk,” kata Muhammad Aris, ditemui di ruang kerjanya Rabu 26 Februari 2020 siang.

Menurutnya, koridor tersebut dibangun sekitar tahun 2005. Ia juga mengaku tidak bisa menafsirkan angka kerugiannya. Namun, pihaknya sudah memanggil bagian perencanaan Setda Bombana untuk memastikan.

“Saya sudah panggil bagian perencanaan, nanti dia liat baru di tau berapa anggaran yang akan digunakan untuk perbaikan,” katanya.

Atas kejadian ini, Muhammad Aris meminta ASN untuk lebih waspada saat melintasi sejumlah bagian koridor lainnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau terjadi di jam kantor, bisa saja ada yang luka kena runtuhan saat melintas di bawahnya. Kita sudah liat, ini kita tidak tau kalau akan roboh, karna masih bagus kita liat, tapi kayunya yang di dalam Platfom sudah lapuk,” tutupnya.

Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total